3. Gerimis

 


Awan gelap mulai menutupi cahaya cahaya harapan, kabut tebal mulai turun mengaburkan harapan dan doa yang tersenandungkan.


Gerimis kesedihan mulai deras. 


Tak pelak guntur menyambar seluruh janji janji ingkar. 


Ku sambut diriku dibawah derasnya hujan.  


Ku biarkan tetes tetes air membasahi seluruh wajahku. 


Aku menangis dalam diam. 


Berlindung di balik kain penutup mulutku.  


Berharap tak seorangpun menyadari kesedihanku. 


Aku larut,  


Menyatu dalam kehampaan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5. Angin

2. Badai